MUTIARA DALAM DEBU

Oleh : Nurul & Titik

Sebuah mutiara seakan menangis
Ia begitu indah tapi siapa gerangan yang tahu
Karena dia
Terselimuti debu
Sangat berharga tetapi sangat bersahaja
Dia
Tak pernah tampakkan pesona
Meski sangat berwibawa
Bahkan angin malam pun takkan mampu menjamah
Mengusik kesuciannya

Jengkel
Angin-angin itupun mengamuk
Melukai permata itu
Menggores cahayanya
Kenapa
Begitu kasar dan kejam
Seolah-olah mutiara itu begitu hina
Ingin sekali daun-daun kering itu menolongnya

Apa Daya
Mereka hanya daun kering
Yang hanya bisa terombang-ambing oleh angin
Termakan pusaran air yang hitam
Dan akhirnya hancur tertelan hujan
Berlian itu
Kembali menangis,bukan karena sakit yang ia rasa
Tetapi karena
Melihat daun-daun keringnya menderita
Tak pernah ada yang tahu
Apa rencana sang Pencipta dibalik semua kedustaan itu

Permata itupan bangkit
Menarik daun-daun keringnya
Dan membuat mereka kuat
Daun itu yakin dan
Kembali menangis
Tapi bukan tangis kelemahan
Karena mereka sadar bahwa jalan mereka masih panjang

Semarang,28 April 2010